Connect with us

Hi, what are you looking for?

AAMMAV

Judi online

Sisi Kelam Dunia Judi, dari Bangkrut Hingga Terjerat Utang Miliaran

bangkrut karena judi
sumber: cikgukewangan.com

Bagi siapa saja, bermain judi tidak memiliki manfaat. Negara bahkan mengatur penertiban judi dan memberikan hukuman bagi siapa saja yang melanggarnya. Judi dengan berbagai jenis, baik judi konvensional maupun online sangatlah merugikan. Bangkrut dari judi adalah hal yang pasti terjadi dari pecandu taruhan ini.

Judi dikenal sudah sangat lama di masyarakat. Permainan ini bahkan dikenal di berbagai negara dengan jenis yang berbeda. Dalam kurun waktu yang lama, judi kemudian menjadi sebuah budaya negatif yang tumbuh.

Pembentukkan budaya judi ini tentu saja karena penerimaan masyarakat. Meski banyak yang menolak, tak sedikit orang yang setuju dan gemar bermain judi. Maka terbentuklah komunitas semu yang tumbuh dan hidup dari judi ini. Sehingga judi menjadi barang yang terus hidup meski ditentang.

Penentangan ini tentu saja karena judi menyimpan sisi kelam di baliknya. Gemerlap judi kasino yang menggiurkan, mudahnya judi online yang bisa diakses di mana saja, dan hadiah yang melimpah tentu menjadi daya tarik tersendiri.

Padahal di balik itu semua tentu ada kerugian besar yang menghadang. Tak jarang pula terjadi sebuah manipulasi permainan sehingga seseorang yang bermain judi akan sulit untuk menang. Ujung dari kelamnya dunia judi adalah bangkrut dan terlilit utang.

Tak sedikit orang yang mengalami kebangkrutan setelah bermain judi. Jumlah kehilangan uang dihadapi bahkan tidak main-main. Nominal yang besar hingga ratusan juta dan miliaran membuat judi makin menjerumuskan ke arah negatif.

Stres dan Depresi Akibat Bangkrut Judi

Judi di masyarakat adalah bentuk masalah sosial. Masalah sosial ini lahir lantaran penyimpangan sosial yang dilakukan. Sebuah penyimpangan terjadi ketika seseorang melanggar atau tidak sesuai dengan kaidah dan norma yang berlaku di masyarakat.

Ketika bermain judi, seseorang akan mendapat label negatif dari masyarakat. Apalagi pemain judi yang bangkrut dan terpuruk. Maka masyarakat tidak lagi simpati pada pelaku judi jenis ini karena tindakannya.

Pemain judi yang kehilangan harta bendanya saat bermain judi akan merasa tertekan dan stres. Pikirannya menjadi tidak jernih lagi sehingga mudah melakukan tindakan di luar nalar. Orang yang frustasi akibat judi akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang.

Stres yang berkepanjangan akan membuat dirinya bertindak makin tidak wajar. Jika rasa stres ini terus menumpuk dan tidak ditangani dengan benar, maka rentan mengalami depresi. Depresi adalah kondisi ketika seseorang bahkan tidak bisa mengendalikan perasaannya sendiri.

Keputusasaan akibat bangkrut dari judi tentu membuat orang makin stres hingga depresi. Hal terburuk yang mungkin muncul jika ini terus berlanjut adalah gangguan jiwa dan aksi nekat bunuh diri.

Kondisi perasaan seseorang yang tidak stabil membuat kejiwaannya terganggu. Seseorang yang bangkrut dari judi biasanya menerima penolakan dari keluarga dan lingkungannya, maka ini akan semakin memicu rasa stres pada diri pecandu judi.

Baca juga: Bangkrut Karena Judi, Beberapa Pria Ini Ditemukan Tak Bernyawa

Tidak adanya rasa peduli dari lingkungan sekitar akibat bangkrut bermain judi ini karena judi adalah perbuatan negatif. Sehingga, setelah putus asa dan tidak ada yang menolong, mudah saja bagi pecandu judi untuk nekat bunuh diri.

Beberapa kasus ditemukan pemain judi yang bangkrut melakukan aksi bunuh diri karena terlilit utang yang cukup banyak. Mereka juga khawatir takut ditangkap polisi dan dihukum. Maka dengan segala bentuk kebuntuan, mengakhiri hidup jadi jalan pilihan mereka.

Tentu saja ini tidak boleh terjadi. Bunuh diri tidak boleh dilakukan ketika merasa stres dan tertekan. Lebih baik kunjungi orang profesional untuk membantu mengatasi rasa stres berlebihan ini.

Bangkrut dari Judi Menyebabkan Masalah, Apa Kata Psikolog?

Masalah psikologis karena judi

Kekalahan dalam bermain judi hampir terjadi pada setiap permainan. Kemenangan judi hanya terjadi dengan peluang yang sangat kecil. Jumlah kemenangan dengan kekalahan akan berbeda sangat jauh.

Bangkrut dari judi adalah sebuah konsekuensi yang sudah pasti diketahui dan dipahami oleh pemain judi. Tetapi, mengapa masih banyak orang yang tetap bermain judi padahal memiliki risiko bangkrut dan merugikan?

Psikolog memandang ada beberapa alasan seseorang bermain judi. Sebagian besar pemain judi tentunya menginginkan hadiah. Hadiah yang ditawarkan dalam judi sangatlah menggiurkan meski belum pasti.

Alasan lain yang mendorong seseorang untuk bermain judi adalah adanya rasa senang dan memicu adrenalin. Ketika seseorang bermain judi, akan menghasilkan hormon endorfin yang membuat otak merasa bahagia. Keseruan ini lantaran ada sensasi mendebarkan saat menebak prediksi dan melihat hasilnya.

Beberapa tempat judi dirancang sedemikian rupa agar pemain betah untuk melakukan judi. Begitu pun dengan situs judi online yang banyak dimininati akhir-akhir ini. Produsen membuat benda-benda tersebut menarik sehingga pemain terasa memiliki ikatan di dalamnya.

Ada hal penting yang harus dilakukan untuk bisa berhenti dari kecanduan judi. Sebelum makin bangkrut dan mendapat banyak kerugian, pemain judi harus menghentikan kebiasaannya bertaruh.

Pahami dengan seksama bahwa se-menyenangkannya bermain judi akan selalu berujung pada kekalahan. Uang akan lenyap secara sia-sia dengan jumlah yang tidak sedikit. Maka perlu bagi seseorang untuk menyadari dan niat berhenti dari judi.

Baca juga: Cara Mengatasi Kecanduan Judi secara Psikologis

Niat yang sungguh-sungguh harus dilakukan dan diterapkan agar kecanduan judi bisa dihilangkan. Jika pecandu judi sulit untuk berhenti dari judi, maka datangilah psikolog untuk mendapat treatment yang tepat.

Mencegah Kecanduan dan Bangkrut dari Permainan Judi

Orang-orang yang terlibat dalam permainan judi memiliki risiko bangkrut yang besar. Pemain judi sangat rentan untuk terlilit utang dan diteror banyak hal. Seseorang yang kecanduan judi tentu sangat sulit untuk berhenti.

Banyak faktor yang mendasari orang bermain judi. Agen judi yang menyediakan berbagai permainan taruhan tentunya sangat giat melakukan promosi kepada calon pemain judi. Maka mereka akan merasa penasaran dan coba-coba.

Dalam sekali main, pemain pemula biasanya akan dibuat mudah menang. Dengan harapan ada rasa puas dan terus bermain. Ketika ia sudah mulai ketagihan, banyak hal manipulasi akan terjadi. Kemenangan akan makin sulit didapatkan. Lagi-lagi yang mendapat banyak untung adalah penyedia judi atau bandar.

Selain itu, banyak orang yang menggantungkan ekonomi pada judi. Mereka beranggapan bahwa dengan bermain judi bisa membuat uang menjadi berlipat berkali-kali. Padahal kemungkinan ini hanya terjadi sebanyak satu persen.

Bermain judi juga banyak dilakukan oleh orang kaya untuk mengisi waktu luang. Rasa bosan membuat mereka bergabung dalam kelompok judi. Sehingga tak mengherankan jika banyak dari mereka yang bangkrut dan kehilangan harta.

Padahal masih banyak kegiatan produktif lain yang bisa dilakukan untuk menambah uang ataupun mengisi waktu luang. Justru ketika seseorang mulai bermain judi, uang tersebut bisa lenyap. Akan tetapi, jika uang tersebut dijadikan modal usaha justru bisa memberikan keuntungan.

Waktu luang yang dimiliki pun bisa diisi dengan banyak kegiatan yang bermanfaat. Kegiatan ini tentunya disesuaikan dengan bakat dan minat seseorang. Dengan berkegiatan secara positif, seseorang bisa terhindar dari main judi.

Baca juga: Berbagai Aktivitas untuk Mengatasi Kecanduan Judi

Seseorang yang bisa menghindari judi dan memiliki kontrol atas dirinya tentu akan bebas. Ia tidak akan mendapat masalah bangkrut akibat judi. Dengan demikian, ia tidak akan kehilangan harta benda dan waktunya secara sia-sia.

Bangkrut dari Judi Menyebabkan Masalah Finansial

Permainan judi online yang menggunakan taruhan dengan jumlah berapapun akan membuat kondisi finansial semakin terancam. Taruhan yang kecil akan membuat orang semakin ketagihan, apalagi masyarakat kelas bawah.

Dengan taruhan yang kecil, uang yang dikeluarkan tidak terasa banyak sehingga lebih enteng. Padahal ini sama saja menimbulkan kerugian. Ketika seseorang mulai kecanduan, ia akan terus menerus memberikan uang taruhan. Akumulasi selama bermain tentunya akan menjadi banyak.

Bagi pemain judi kelas atas, taruhan yang diberikan pun tidak main-main. Dalam sekali satu putaran, taruhan yang dipasang bisa mencapai angka ratusan juta. Maka tak mengherankan jika kerugian pemain judi kelas atas mencapai nilai miliaran.

Pemain togel online yang sudah kecanduan pastinya akan memiliki masalah di finansialnya. Mereka sulit untuk mengatur keuangannya karena uang tersebut sering habis di meja judi. Uang yang seharusnya untuk kebutuhan lain justru hilang sia-sia dengan judi.

Masalah finansial yang parah dari permainan judi adalah bangkrut. Pemain judi yang bangkrut akan menjual semua harta bendanya sebagai uang taruhan. Yang kemudian menjadi masalah adalah ketika sudah bangkrut lalu terlilit utang.

Baca juga: Bangkit dari Utang Judi dengan Manajemen Finansial

Pemain judi yang sudah mengalami kebangkrutan identik dengan utang atau pinjaman. Utang ini dilakukan untuk menutup kekurangan dana ketika memasang taruhan. Akibatnya, kondisi ekonominya semakin berantakan dan tidak terkendali.

Tokoh Fenomenal yang Kecanduan Bermain Judi

Judi bagi sebagian kalangan adalah sebuah bentuk kemewahan. Mereka rela menghabiskan uang di kasino dengan jumlah yang banyak. Berbagai kasino di dunia menyediakan banyak fasilitas mewah di dalamnya agar pengunjungnya betah.

Salah satu kasino mewah yang terkenal adalah Monte Carlo Casino yang berada di Las Vegas. Kasino ini dikunjungi oleh tokoh-tokoh terkenal dan orang kaya dari berbagai penjuru dunia. Maka jangan heran ketika banyak mobil mewah seperti ferrari, porsche, dan mercedes terparkir di sana.

Fasilitas mewah di dalamnya juga membuat pengunjung dan pemain judi makin betah. Di bawah kepemilikan MGM Mirame, kasino ini juga memiliki ribuan kamar hotel dengan ratusan suite mewah. Maka jangan heran jika banyak tokoh terkenal datang ke tempat ini.

Beberapa tokoh dunia pun pernah terlibat dalam skandal judi yang tak sedikit jumlah taruhannya. Bahkan mereka kehilangan uang hingga miliaran rupiah. Setelah bangkrut, tokoh tersebut harus berurusan dengan utang yang menyebabkan semakin bermasalah dalam ekonominya.

Salah satu tokoh yang hobi dan kecanduan judi adalah Michael Jordan. Pemain basket profesional yang banyak digemari ini merupakan pemain judi. Ia bermain judi bahkan sejak remaja. Bintang lapangan basket terkenal di dunia ini bermain judi untuk memenuhi kesenangannya.

Judi yang dimainkan oleh Michael Jordan adalan judi golf. Ia suka bertaruh pada pertandingan golf. Selain itu ia juga bermain di kasino untuk memainkan blackjack. Dalam kasus judi yang dialami Michael Jordan, ia pernah terlilit utang sebanyak 1.25 juta US dollar.

Baca juga: Kasus Judi Michael Jordan, Kecanduan hingga Terlilit Utang

Meski demikian, itu tak membuat niatnya bermain judi berhenti. Ia masih suka bermain judi dan menyukai kegemarannya itu. Meski dikenal sebagai tokoh legenda dan fenomenal, kebiasaan buruk ini tidak boleh ditiru oleh penggemarnya.

Atlet Bergengsi Terlilit Utang Judi Karena Bangkrut

Nama-nama bintang lapangan rasanya tidak hanya terkenal selama memainkan olahraga saja. Beberapa nama juga terseret dalam kasus judi yang membuat dunia olahraga tercoreng. Hal ini tentu saja merusak reputasi olahraga dan atlet itu sendiri.

Dunia sepak bola adalah salah satu yang paling rentan terkena campur tangan judi. Judi bola atau agen sbobet banyak dimainkan di berbagai penjuru dunia. Permainan ilegal ini banyak ditentang oleh berbagai kalangan karena merusak esensi pertandingan.

Lalu, bagaimana jika pemain judi adalah tokoh atlet pemain sepak bola itu sendiri? Tentu ini sangat mengecewakan, khususnya bagi penggemarnya. Nama pemain bola beberapa kali terseret dalam kasus judi. Salah satunya adalah Wayne Rooney.

Pemain yang pernah berjaya dan menjadi bintang di lapangan bersama tim Everton dan Manchester United ini terseret dalam kasus judi. Ia pernah bangkrut dan kehilangan uang taruhannya secara percuma. Akibatnya, Rooney terlilit utang hingga 700 pound atau sekitar 12 miliar rupiah.

Sebelumnya ia juga sering bermain judi dan mengalami kekalahan. Saat itu kekalahan yang ia terima masih dalam nominal yang kecil sehingga belum kapok. Judi terakhir yang ia ikuti dan membuatnya kehilangan uang miliaran itulah yang membuatnya menyesal.

Baca juga: Wayne Rooney, Bintang Lapangan yang Terlilit Utang Judi

Setelah kehilangan uang dan terlilit utang, Rooney memutuskan untuk berhenti dari dunia judi dan menyesali perbuatannya. Ia tidak akan lagi mendekati permainan judi jenis apapun. Lagi pula ia khawatir akan memberikan pengaruh buruk pada junior dan penggemarnya jika terus kecanduan judi.

Judi: Bangkrutnya Atlet dan Manipulasi Pertandingan Disoroti BWF

Pertandingan olahraga merupakan sebuah ajang bergengsi yang diminati banyak orang. Berbagai kompetisi dunia dinantikan oleh penggemar olahraga. Salah satunya adalah bulutangkis. Permainan ini disukai hampir semua orang di dunia.

Bulutangkis merupakan ajang pertandingan olahraga yang cukup berkelas. Banyak pertandingan bergengsi yang digelar untuk berebutkan prestasi yang bagus. Tokoh-tokoh terkenal di dunia bulutangkis juga menjadi panutan banyak orang.

Minat orang-orang terhadap bulutangkis yang tinggi membuat oknum tertentu menjadikannya ajang judi. Judi olahraga jenis ini menggunakan pertandingan olahraga sebagai media bermain. Judi jenis ini juga banyak ditemui dalam situs judi online.

Belakangan ini diketahui bahwa dalam judi, atlet yang tengah bertanding juga terlibat. Atlet bulutangkis di beberapa pertandingan ikut dalam manipulasi poin atau match fixing. Permainan sudah disetting sedemikian rupa karena adanya judi.

BWF selaku federasi bulutangkis dunia menyesalkan adanya tindakan ini. Hal ini tentu saja dikarenakan merusak nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga bulutangkis. BWF akan menindak tegas siapa saja yang terlibat dalam manipulasi skor ini.

Asosiasi bulutangkis Malaysia atau BAM juga mendapat teguran dari BWF karena ada atletnya yang terlibat dalam manipulasi skor ini. Bahkan atletnya juga terlibat dalam judi. Tentu saja ini sangat disayangkan karena mereka adalah publik figur.

Atlet yang terlibat judi ini bahkan kehilangan banyak uang taruhan. Disinyalir mereka dinyatakan bangkrut karena harus menjual beberapa harta yang dimilikinya. Akibatnya, atlet yang terlibat judi ini terseret utang hingga 500 ringgit atau setara dengan Rp 1.7 miliar.

Baca juga: Kasus Judi pada Atlet Bulutangkis Malaysia, BWF Turun Tangan

BAM atau asosiasi bulutangkis Malaysia kemudian melakukan pembinaan dan pengawasan yang lebih ketat kepada atletnya. Mereka berkomitmen untuk memberantas segala jenis judi karena tidak sesuai dengan aturan negara. Hukuman diberikan kepada siapa saja yang terlibat dalam judi, baik judi konvensional maupun judi online.

Jauhi Judi Kini dan Nanti

Begitu kelamnya dunia judi menyebabkan banyak kerugian. Bangkrut secara finansial menjadi bukti bahwa judi adalah kegiatan yang tidak bermanfaat. Adanya ancaman utang tentu saja juga menjadi dampak negatif bermain judi. Maka bijaklah dalam beraktivitas agar tidak terseret dalam dunia judi.

You May Also Like

Judi online

Anak 90-an yang identik dengan masa kecil bahagia tentu pernah nonton film mandarin, mulai dari film-film mandarin bergenre horor-komedi hingga film-film mandarin yang pure...

Game

Bermain kartu qiu qiu tentu akan menyenangkan jika bisa memperoleh nilai yang tinggi dan menang. Ada urutan kartu qiu qiu yang tinggi sehingga mudah...

Info

Cara Melakukan Penarikan Saldo PayPal ke GoPay – PayPal adalah alat pembayaran elektronik. Aplikasi ini sudah semakin sering digunakan dalam berbagai transaksi. Kegunaannya sangat...

Berita

Kepolisian Musi Rawas Sumatera Selatan membongkar tindak pidana korupsi dana bantuan Covid-19 yang dilakukan oleh kepala Desa Sukowarno, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas. Tindak...