Main Judi di Tengah Kebun 7 Warga Ditangkap Polisi

Main Judi di Tengah Kebun 7 Warga Ditangkap Polisi

Bareskrim, Polsek Ciamis, menangkap 7 orang pada Senin (25/11/2019) malam saat sedang bermain tengah malam di sebuah taman di Dusun Mulyasari, Desa Cikupa, Kecamatan Banjaranyar, Pemerintahan Ciamis, Jawa Barat. Praktik judi ini sudah ada selama beberapa bulan dan mengkhawatirkan warga.

Tersangka yang berinisial SG, JJ, US, RF, dan PS, dari Banjaranyar, Ciamis, asalnya tersangka adalah AM, seorang Pamarican (Ciamis) dan anggota TNI AL, warga Langkaplancar (Pangandaran).

AKBP Bismo Teguh Prakoso dari Kapolsek Ciami mengatakan polisi telah menerima laporan kegiatan perjudian lokal dari masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, ditemukan beberapa orang yang sedang bermain judi dadu kopyok.

Sumber Gambar : Slot Gacor

Baca juga: 8 Fungsi Kemasan Menarik dalam Sebuah Bisnis

“Ada 7 tersangka yang ditangkap, 5 lagi OPD tidak tertangkap. Mereka bermain di tengah taman pada malam hari,” kata Bismo, Selasa (26/11/2019) di Polres Ciamis.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mendapatkan barang bukti berupa peralatan bermain dan dadu, lilin yang digunakan untuk menerangi tempat, berbagai jenis ponsel, dompet tersangka, dan uang tunai sekitar 1,5 juta rupiah.

Nama dari permainan ini adalah Kipyik Craps, mereka bertaruh dengan menggunakan sebuah band panjang Rp. 10.000 dan band pendek sebesar Rp. 5.000.

Ditempatkan dalam angka. Jika pemain mengambil dadu yang sesuai dan tidak cocok, dealer mengambilnya,” dia berkata.

Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, para pemain telah melakukan aksinya selama dua bulan terakhir. Dilakukan dua kali dalam seminggu. Alat judi tersebut dibeli di wilayah Pangandaran.

Tersangka, yang dituntut berdasarkan Pasal 303 KUHP, diancam dengan hukuman 10 tahun penjara atas perbuatannya.

Bismo mengatakan penangkapan para pemain ini berfungsi sebagai penegakan hukum dan pendidikan untuk mencegah orang berjudi.

“Jangan berjudi, lebih baik uangnya dipakai untuk istri dan anak keluarga. Tidak ada resiko berjudi,” ujarnya.

Sumber: Detik.com